Friday, June 18, 2010

KAMAR MANDI shock teraphy

Jadi pingin cerita tentang WC paling angker yang pernah aku pake dan kunjungi.

Berlokasi di kebon pedes, Bogor, pinggir rel kereta api, ada sebuah rumah kontrakan yang sudah agak tua penampakannya. dihuni oleh seorang bujangan selama bertahun-tahun, hehee... Ada satu keunikannya yaitu kamar mandinya.

pertigaan rel kereta api kebon pedes, bogor

Kamar Mandinya ini tampak seram karena tempatnya yang gelap, lantainya yang sudah berlumut dan retak-retak seperti kena gempa dan klosetnya yang langsung mengalir ke sungai kecil atau tepatnya selokan kecil dibelakangnya...
"plung .. plung..."
begitu bunyinya kalau ada sesuatu yang jatuh mengalir ke selokan dari kloset tersebut. kadang ada orang berteriak-teriak dari luar
"awaas, ada yang jatuuh ,,, hiiiy "
Yah... nasib si pencari sampah di bawah selokan seperti itu mungkin ya, harus selalu 'waspada' dan 'nerimo' kayaknya.

inilah kamar mandi dengan lumut dan retakan yang unik, klosetnya tanpa air lho, guyur langsung nyemplung ke selokan belakang
  
nah kalau ini adalah sungai, eh selokan tempat benda-benda dari kamar mandi 'nyemplung' langsung dari WC di pinggirnya
 
Sebenarnya,  kalau mandi siang-siang di kamar mandi ini berasa seperti mandi di tengah alam, airnya segar dan dingin, rasanya seperti mandi di sungai ... tapi kalau malam... wiiy, jangan tanya, gelap dan agak angker deh... tapi setelah sering menggunakan kamar mandi tersebut, perlahan rasa angker dan ngeri juga akhirnya hilang, mungkin karena sudah terbiasa dan si 'neng' yang nungguinnya dah kenal sama kita-kita ...

Tapi, horor tidak berhenti sampai disitu...

Sejak sang tetangga punya kucing angora mahal yang dikandangin, ada hal yang lebih mengerikan lagi... tiap pagi, bersamaan dengan mengalirnya air dari sebuah lubang di bawah pintu, mengalir pula potongan-potongan kecil panjang yang kemudian tersebar di lantai kamar mandi tersebut ....
"BUSET!!", aku shock banget ketika itu jam 5 subuh muncul benda-benda tersebut... merinding dibuatnya... !! Parahnya, dia datang setiap pagi, serajin si pemilik kucing angora membersihkan kandang kucingnya ....


Ya Allah, semoga si pemilik kucing diberikan hidayah dan tidak membuang 'ee' sembarangan lagi ke kamar mandi orang ... Huweeeeks ...!!!




Wednesday, June 16, 2010

AYOO MENGGAMBAR LAGI ...

Pada hari selasa tanggal 15 Juni 2010 setelah ngesod ke ragunan  pake nyasar, empet2an di kereta sore, cetak pasfoto, makan dkrepes sapi lada hitam, akhirnya aku masuk toko buku gramedia botani sQuare. Yah, setelah menunggu 'seseorang' sekitar 3 jam di situ kemudian tiba-tiba terbersit suatu keinginan untuk menggambar apaa ajah, menggunakan krayon warna-warnii buat menghilangkan setress, refreshing dan sekalian nostalgila masa laluku yang suka banget ngegambar gak jelas, hehee ... langsung survey deh harga krayon yang bagus2... eeh lumayan mahal juga yah... geregetaan liat warna-warna sebanyak itu, pingin punya semuanyaa tapi sayang, gak bawa duit, hehee... tapui akhirnya jadi juga beli krayon 24 warna merk lyra (buat krayon perdana ditraktir sama seseorang yang dah bikin nunggu 3 jam) plus sketch booknya ... huhuuuy lumayan, gak sia-sia gw nunggu ...

sampai rumah langsung deh testing krayon baru... aha... menyenangkan sekaliii ...
inilah gambar-gambar aneh perdana yang dihasilkan . . .

buat karya pertama, bowie yang memberikan sumbangsih 'coretan' lukisannya dengan model lukisan tak lain adalah diri saya sendiri ... Ouwch artistik sekali, sungguh abstrak karyamu, bowie... ckckCkk
kemudian dilanjutkan oleh lukisan saya sendiri, gambar asal yang model rambut prianya tak lain adalah si bowie, prikitiew ...
ehm... setelah beberapa gambar, kemudian kami membuat gambar bersama, diawali dari seekor gajah biru kecil dan berakhir dengan taman bunga berisi gajah yang berwarna-warni... hahaha... lucunya
 kemudian berlanjut dengan gambar seperti ini ... gambar yang tanpa beban dan gak rapih pula,,, hahahaa
dan terakhir, sumbangan gambar dari adikku yang berusia 8 tahun ... lumayan lah, coretannya
hyahahaaa... semoga kedepannya dapat dihasilkan karya-karya yang lebih berwarna-warni lagi
Amiiiin ...

Friday, May 21, 2010

SMURF ...

Gara-gara baca komik smurf di gramedia beberapa hari yang lalu, diriku jadi pengen mensmurf komik smurf lagi ... hihihiii ... jadi inget masa lalu, masa kecil ... masa yang paling indah, dimana imajinasi mengontrooolll semuanya ... huhuhahahaaa ... smurf smurf ... smurfiiin ... pengen maen ke desa smurf, liburaan ...

Tuesday, May 18, 2010

My Old DIARY

Pagi ini gw iseng2 buka2 laci buku jadul, eeh ada kumpulan buku diary jaman dahulu berjejer, iseng-iseng baca buku diary itu ... duuh rajinnya, semuanya ditulis disitu, dari suka-sukaan sama cowok, cerita waktu ospek, kuliah, pas diajakin pengajian yang aneh dan agak maksa, waktu sakit mata ampe bolos kuliah, pas ditolak beasiswa, waktu marah 'n ngeliat orang marah2, keluhan hati, do'a-do'a, harapan ampe mimpi-mimpi bunga tidur ditulisin disitu. anehnya, ada beberapa mimpi yang sekarang kok malah jadi kenyataan yah? baru ngeh setelah baca ulang, serasa dejavu jadinya, hehe ... Jadi inget lagi, ternyata dulu beneran pernah ada kejadian-kejadian seperti yang ditulis di dalam diary itu. Rajinnyaa, sayang belum dilengkapi fto2 . . .

Friday, March 12, 2010

KEBAB apa CANE

foodcourt salahsatu mall di Kota Bogor

WELL ,,, yang namanya makan di foodcourt mall itu suka gak puas ikkh, warung kecil yang berjejer banyak dengan merk2 makanan terkenal tapi rasanya suka beda, selain itu, suka aneh 'size' dan 'Quantity' makanannya kadang gak sesuai sama harganya ,,, nih diee contohnya, kebab sama roti cane inih ...


cane plus kare
 
kebab reguler

ehem, kebab ukuran reguler ini dihargai Rp 12.500,- sedangkan cane tipis plus kare sapi semangkok kecil yang isinya cumak ada 2 potong daging sapi kecil ini dihargai Rp 15.000,- padahal cane polosnya ajah hanya seharga Rp 5.000,-. WHaaauw,,, masa sih kari yang rasanya 'encer' itu dihargai Rp 10.000,-?! Mending beli kebabnya ajja dehh ....



SUKA DUKA FREELANCE (Konsultan Tata Ruang)


Freelance = Working for Yourself ? but here, it's a Teamwork
Freelance, is that an enjoyable job? for me, Yes ... is that a long lasting job for the future ? mmmm ... ?

Banyak pertanyaan susah-senangnya mengenai kerjaan freelance, yang gw rasa, dengan pekerjaan sebagai seorang freelancer pastilah ada nyaman dan gak nyamannya. Kenyamanan model pertama, bebas, yaa, gw bebas dari yang namanya rutinitas, gw bisa kerja kapan aja, dimana aja, pake baju apa aja, gak usah rapi, asal ada seperangkat komputer/laptop dan listrik, plus modem internet (kalo ini ga wajib sih) plus 'mood' buat kerja, gw bisa ngerjain tugas2 gw dimanapun.

Gak enaknya, kadang gak ada aturan hari libur atau bukan, kalau orang kantoran kan jelas aturan mainnya senin - jumat/sabtu itu hari kerja dan sisanya libur dan gak bisa diganggu, kerja cuma pas di kantor, di rumah gak ada urusan sama yang namanya kerjaan. Tapi sebagai seorang freelancer, gw kadang bisa kerja cumak sehari selama seminggu atau 22 jam tiap hari x seminggu, tergantung speed ngerjainnya atau banyak beban kerjaannya, kalau dateline parah bahkan bisa2 gak tidur juga karena kerja pas di kantor lalu di lanjut di rumah bahkan pada waktu tidur. Hari kerja bisa jadi hari libur, hari libur bisa jadi hari kerja atau gak ada hari libur samasekali... Senengnya ya itulah, bisa dikerjain di rumah atau dimanapun, bisa sambil nonton tivi, bisa sambil ngajak main anak (kalo ada), Tapi kadang, ketika bekerja dirumah dan gak mau diganggu, ada kerjaan 'ekstra' dari orang rumah padahal saat itu lagi kerja (konsentrasi terganggu sama kerjaan rumah juga). TAPI ... bisa liburan kapan aja, gak selalu pas hari libur massal kayak sabtu-minggu atau tanggal merah, gak ada yang namanya macet atau antrian panjang kalau ke tempat-tempat wisata, hmmm, bisa dapet harga hari kerja pula (lebih murah) hehehe... 

Di konsultan tata ruang, seorang freelancer bisa ngerjain beberapa kerjaan sekaligus dalam satu periode dengan proporsi honor berbeda (bisa dapetin duit gede sekaligus dari beberapa kerjaan), di perusahaan yang berbeda-beda pula. Kalo pegawai tetap atau karyawan kan gajinya satu, kerjaan seabreg (mau nanganin satu, dua atau sepuluh proyek). Tapi, gak enaknya, kalo pegawai tetap dapet gaji tiap bulan, kalau freelance cuma dapet gaji selama kontrak, biasanya 3-7 bulan aja, kalau beruntung bisa 2 tahunan kalo proyek multiyears. Berhubung gw bekerja di bidang tata ruang, yang paling asyiknya, gw bisa keliling Indonesia gratis, dibayar pula, hehe ... setahun bisa beberapa kali melancong. Kalau pegawai tetap, mmm,,, susah kali yah lebih banyak nguurus administrasi n manajemen (kalo di bidang gw). Dukanya, kadang honornya 'pending' nungguin termin atau lebih parah lagi honor 'dipotong' karena ketidakkonsistenan manajemen sama pemberi kerja (pemerintah) yang akibatnya  merugikan kita yang freelance, apalagi yang tanpa kontrak kerja dan kerja dengan sistem saling percaya. Padahal masalah keuangan akibat potongan ini-itu yang berhubungan dengan manajerial seharusnya tidak berpengaruh pada 'honor' tenaga ahli freelance. Derita lo aja seharusnya, padahal hasil kerjaan gak ada yang dipotong sama kita, HUH!!

Jeleknya, bisa jadi kayak autis? karena kemana-mana bawa laptop dan hampir tiap hari ngadepin laptop (apalagi kalau kerjaan ngambilnya banyak) dan kadang gak peka ma kondisi sekitar ... kerja kebanyakan di rumah, atau dirumah orang? hahahaa... kalo lagi iseng, di kafe hotspotan juga bisa gawe, tiada hari tanpa lappie ...


Freelance di bidang gw ini sebenarnya kegiatan sosialisasi dengan manusia lainnya nggak kurang, karena masih ada kegiatan survey, presentasi, asistensi ketemu klien, diskusi dengan tim yang mengharuskan bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang, karena pekerjaan 'tata ruang' bukanlah pekerjaan yang hanya dikerjakan sendiri, melainkan teamwork, harus selalu bekerja dengan orang lain, meskipun akhirnya bisa dikerjakan dimanapun sendirian ,,, payahnya, gak ada standar baku untuk harga prodak tata ruang kayak harga semen atau baja dan kadang dibayar gak setimpal dengan beban kerjanya juga, karena tidak semua orang mengerti proses dan kesulitannya. Jeleknya, kadang orang mendapatkan pekerjaan di bidang ini bukan karena 'kualitasnya' tapi lebih banyak karena faktor 'dekat' sehingga 'diingat' oleh pemberi kerja. kadang kualitas dijadikan prioritas nomor sekian karena tuntutan waktu dan harga yang tidak disesuaikan dengan beban kerja, hanya mengejar ketepatan waktu padahal waktu yang diberikan tidak memungkinkan untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Kadang 'kepuasan' dalam bekerja tidak tercapai karena kurang dihargai.


Jam tidur dan jam bangun kacaw ... Jam metabolisme tubuh itu (kata sebuah sumber, lupa dari mana) adalah jam 00-02 pagi, nah saat itu seharusnya tubuh dalam kondisi istirahat alias tidur, tapi seringnya jam segitu masih bekerja, masih melek ... itu bahaya buat kesehatan dan kondisi tubuh di masa tua nanti. (kalo gw sih udah agak udah gak kuat lagi begadang, udah tumor 'n pelor = tukang molor & nempel molor).

Wahh,,, tapiii kadang suka gak sebanding pula,,, kadang2 suka kesel juga sama orang yang bikin TOR, kadang mereka bikin kerjaan yang gak disesuaikan dengan waktu normal ngerjainnya, plus dana yang gak masuk akal pula, yah repot juga kalau kerjaannya ngesub atau borongan paket hemat (paket sisa potong sana-sini), tapi seenggaknya,, gak ada yang namanya 'keterikatan' alias bebas, selama kewajiban terlaksana sesuai dengan waktu yang disepakati. Udah tau gak layak, tapi Adaaa aja yang ngerjain, maklum, butuh duit, hehee ...

Harus selalu belajar dan mencari hal yang baru jika ingin bertahan sebagai freelance yang berkualitas di bidang ini, ilmunya selalu berkembang dan kadang menguasai satu keahlian saja tidak cukup untuk bertahan, ini kalau gak mau mengandalkan 'sistem kenal dan dekat' aja, hahahaaaa ,,,, susah euy!! cari bidang lain aja ahhh, gak hobby siiih ... :P

Melihat kebiasaan, kesibukan dan aktivitas para freelancer borongan yang seperti di atas, maka wajiblah menerapkan pola hidup sehat, makan makanan bergizi, sehat dan berserat serta banyak2 minum air putih, khususnya ketika bergadang. Godaan terbesar makanan adalah ketika survey, namanya di negeri orang, biasanya banyak makan makanan praktis di resto yang menunya enak-enak kayak seafood yang berkolesterol tinggi dan daging-dagingan yang lemaknya tinggi, selain itu, jangan lupa olah raga dan istirahat yang cukup (tidur berkualitas) selalu harus diusahakan disela-sela dateline yang merecokkan (bahasa apa pula ini?).

Hmmmm .... btw, apakah pekerjaan freelance di bidang ini memiliki masa depan yang cerah dan berkelanjutan untuk kita dan si buah hati? Jadi pingin nguasain kerjaan freelance dibidang lain yang sesuai dengan hobby, hoooho ...